Tips Sopan Bertukar Link

Instant Internet Business Ideas

Artikel ini adalah sebuah Guest Post. Ditulis oleh Udin Hamd | Blogger 2 Inchi. Jika anda berminat untuk menjadi Guest Writer di Blog ini silakan membaca panduannya di sini.

Kawan-kawan Blogger. Situasi memanas rupanya tidak melanda dunia nyata saja. Mungkin kawan-kawan juga sudah mengetahui beritanya bagaimana para relawan untuk Palestina diperangi oleh tentara Israel.

Situasi memanas juga terjadi di dunia maya yang heboh dengan video yang di duga Luna maya dan Ariel Peterpan. Bahkan yang terbaru antara Cut Tari dan Ariel Peterporn eh Peterpan.

Bagaimana dengan jagat Blogosphere? Apa ikut memanas?

Baru-baru ini beberapa kawan narablog dikejutkan oleh ulah Beginner kalau boleh saya menyebutkan begitu. Biasanya yang sudah familiar adalah istilah Newbie. Mungkin dari salah satu pengunjung blog ini sudah mengalami dan kebetulan juga saya mengalaminya.

Sebelumnya saya mohon ma’af untuk yang merasa. Begini ceritanya. Ada pendatang baru dan baru pertama kali berkunjung tanpa salam perkenalan dan langsung minta tukeran link. Wah, gak ada sopannya banget tuh. Mungkin begitu pikiran anda? Salah satu yang menyuarakan keras tentang hal ini adalah mas Agus Siswoyo dalam salah satu artikelnya beberapa waktu lalu. Untuk lebih jelasnya Cek dulu di sini.

Lha hubungannya apa cerita tersebut dengan judul di atas? Erat kaitannya…simak yuk!!!

Kita berkunjung ke blog orang lain untuk pertama kalinya, sebaiknyalah kita memperkenalkan diri dulu. Ya, minimal salam kenal gitu. Paling tidak dengan begitu kita dipandang bertamu dengan sopan oleh Adminnya.

Berusaha meng-akrabkan diri dengan narablog dengan cara rajin berkunjung dan memberikan komentar  yang sesuai dengan isi artikel dan di usahakan jangan komentar spam.

Bila memang sudah merasa akrab, utarakan niat baik untuk bertukar link. Jangan lupa untuk memasang lebih dulu link blog yang anda target tersebut di Blog kita. Hubungi via kolom komentar ataupun lebih sopan lagi via Contact page pada blog tersebut.

Jika tidak ada Contact page, cek di About page. Biasanya Admin blog memberikan informasi tentang nomer telepon maupun email yang bisa dihubungi.

Tapi jika sudah mengutarakan untuk bertukar link dan ditolak, seyogyanyalah kita legowo dan alangkah lebih baik lagi kita bertanya: “Adakah syarat yang harus dipenuhi untuk hal itu?”.

Untuk point terakhir itu sudah saya alami sendiri dan kebetulan juga di blognya mas Iwan ini. Di tolak. Blog yang saya kelola harus PR 1 untuk bisa masuk blogroll. Saat minta tukeran link blog saya PR 0. Akhirnya, walau dengan terseok-seok bisa ber-PR 1 juga. Dan hasilnya bisa kawan-kawan lirik blogroll di sidebar. Ada kan nama Udin Hamd?

Kalau sudah bisa tampil di blogroll, apa terus beres urusannya? Tidak. Kalau sobat tidak ingin di cap habis manis sepah dibuang.

Tentunya harus tetap Blogwalking dan utamakan yang ada di blogroll.

Mungkin sedikit ulasan ini bisa membantu para pemula untuk bertukar link secara baik dan sopan.

Terakhir. Terimakasih banyak kepada mas Iwan Kus yang telah bersedia menjadikan blognya sebagai ajang uji nyali saya sebagai Guest Writer.

Salam Blogger.

Tentang Penulis: Udin Hamd | Blogger 2 Inchi adalah pemilik Blog UdinHamd.com. Blog tentang Blogging, Motivasi dan Inspirasi.

Hosting Murah dan Handal kuncihost.com

About Guest Blogger

Guest Blogger / Penulis tamu. Jika berminat menulis di Blog ini, baca panduannya di sini.
This entry was posted in Blogging Tips and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

84 Responses to Tips Sopan Bertukar Link

  1. cak bisa tukeran link gak xixixi

  2. Imamz says:

    mantep mas! boleh saya tukeran link ga? Hahahahaha

    banyak Mas kayak gitu tuh di Blog temen saya .

    pertama komentar panjang panjang terus bawahnya malah minta tukeran link

  3. hakim says:

    pas pertama berkunjung..”mas tukeran link dong…link blog mas udah nangkring tuh di blog saya…”
    kunjungan kedua” mas, kok link saya ga ada?”
    sampe kunjungan ketiga, ga di pasang-pasang juga.”mas pelit lu..” wkwkwkwkwk

    kenangan masa lalu, tapi ga sampe kunjungan ke dua sih..

  4. mh says:

    setuju aja deh gan… di tempat saya juga banyak yg pengen tukeran link.. termasuk mas udin yang belom diloloskan pihak berwajib hehehe

  5. Hehehe itu resiko jadi seleb blogger mas banyak yang minta tukar link

  6. Tukeran link pun perlu etika mas….bukannya ngga mau tukeran link, kadang kita sebel juga kalau tiba-tiba langsung minta tukeran link…alangkah indahnya kalau kita pasang linknya dulu…kita tahu kok..pasti akan memasang juga …he..3x.

  7. wah ini tulisan tamunya mas iwan ya,,,,,

  8. Pingback: Tweets that mention Tips Sopan Bertukar Link | Blog IwanKus.com -- Topsy.com

  9. fadly muin says:

    ini memang jadi kerikil dan bumerang tersendiri. tukeran link isa jadi penting dan bisa juga jadi penghancur.

    saya setuju kalau tukeran link itu kudu melalui proses sopan santun..

  10. iskandaria says:

    Masalah klasik nih. Ternyata masih jadi bahan perdebatan. Semoga yang baca sadar ya mas, bahwa memohon tukaran link itu harus dimulai dengan membangun kedekatan emosional dulu.

    • @iskandaria,
      Memang bagi para senior ini masalah klasik dan tetap akan ada kedepannya dikarenakan selalu ada blogger baru bermunculan dan belum tahu akan hal ini.
      Termasuk saya awal saya nge-blog dulu juga demikian tapi tidak separah ini.

      Mudah2 an para newbie bila sudah membaca ini bisa instropeksi diri.

      Trims sudah berkunjung

  11. Erdien says:

    Wadaw!!! Sakit nih, saya yang kena damprat nih Mas, tega banget Mas UndiHamd sama saya Heueheuheu… heuheu… :D
    Pas awal banget saya perna seperti ini keknya Mas, walau memang salam-salam kenal dulu. Namun, setelah bergaul dengan komunitas ini, dan baca-baca artikel Sobat-Sobat, akhirnya saya nggak pernah minta tukeran link lagi. Yang saya lakukan justru, pasang link blog Sobat-Sobat yang saya kunjungi. Blogwalking terus untuk berburu ilmu dan bersilaturahmi. Akhirnya beberapa Sobat Blogger yang mengetahui link Blognya terpasang di blog saya mereka pun balik masang link blog saya, walau tidak semuanya melakukan itu. Hal itu saya maklum karena konsistensi saya ngeblog pun belum teruji, sementara beberapa Sobat blogger mensyaratkan konsistensi tersebut
    :D Lha koq jadi kaya curhat ya…. heuheuheu… Teu nanaon kétang nya, sawios. Hatur nuhun Mas UdinHamd + Mas IwanKus

  12. jadi malu waktu awal-awal dulu sering ngemis minta backlink hehehe…

  13. Agus Siswoyo says:

    Maksud saya bukanlah untuk menunjukkan saya tukang pilih-pilih teman ngeblog. Saya pun sadar diri, tanpa mereka saya nggak ada apa-apanya. Blogging is community, we can’t live alone. Kalaupun akhirnya saya memilih ‘meneriakkan’ hal tersebut, itu saya lakukan semata-mata untuk membudayakan ngeblog secara cerdas dan aktif. Pro dan kontra itu wajar. Hanya yang berpikiran ke depan yang mau introspeksi diri.

    Eniwei, makasih sundulan mas Udin.

  14. Saya boleh minta backlink juga nggak mas? Janji deh, nggak nyesel nanti. hehhehe…

  15. Namanya juga pendatang baru, dulu saya juga mengalaminya tapi sekarang enggak lagi. Karena traffik naik bukan karena tukar link tapi kualitas tulisan kita :D

  16. ghe says:

    weh weh….dunia yang makin panas oleh para ulah oknum” pencari sensasi dan pencari keuntungan…. :lol:

  17. Iwan Kus says:

    Secara khusus saya menyampaikan terima kasih kepada mas Udin Hamd yang telah menulis untuk Blog ini :D

    Ada yg mau menyusul?

  18. Prioritas kunjungan gak mas sebagai top komentator? Hehe

  19. Rizky says:

    Wah wah wah ..
    Saya mah ga terlalu peduli sama blogroll atau tuker link ..
    Blogroll saya cuma buat jalan pintas menuju rumah sakit eh salah menuju blog blog yang saya kenal dan menurut saya bagus (maklum sering lupa alamat blog blog yang bagus, jadi link nya di pasang diblog biar ga lupa, hehehe).

  20. agus says:

    harap dimaklumi saja ya,,
    maklum excited banget dengan blog,
    apalagi kali pertama ngeblog,,
    belum lagi kalau usia masih belia,,
    seperti saya ini,, :oops:
    hehee,,

    salam kenal ya,
    kunjungan perdana jg,, :D

  21. Lutvi Avandi says:

    Untung nggak ada yang ngajak tukeran link. Soalnya emang nggak ada tempatnya.. hehehe…

  22. benar sekali kalau bertukar link memang ada aturannya harus yang sopan