Coba anda ingat-ingat lagi, berapa kali anda telah melontarkan komentar berbau kritik di Blog rekan blogger lain.
Atau malah belum pernah? Sejauh yang saya ketahui jarang sekali seorang Blogger apalagi seorang newbie melakukannya. Khususnya jika berkunjung ke Blog para senior. Mungkin takut dilempar pakai ‘bata big’. Masalahnya dulu saya juga begitu hehehe…
Meski kadang gak setuju dengan pendapat sang senior kita cenderung ho’oh saja. Mau melontarkan kritik tidak berani. Atau kalau sama teman sendiri ‘sungkan’ alias segan.
Makanya sekarang saya menyediakan ruang ‘khusus’ di kolom komentar di bawah artikel ini bagi anda untuk melontarkan kritik sepuasnya. Tapiiii…ada konsekuensinya lho. Jika anda berani mengkritik ya mbok juga bisa memberi solusi. Bukan asal kritik sembarang kritik. Kalau yang model begitu sih rasanya semua orang juga bisa.
Trus, hanya boleh mengkritik Blog ini saja. Jangan Blog lain ya, nanti jadi ramai dan bikin runyam hehehe…
Silakan kritik apa saja yang menurut anda kurang. Tampilan, gaya tulisan, panjang artikel atau apa saja.
Bagi yang sudah sering berkunjung ke Blog ini mungkin sudah mendapat gambaran tentang hal-hal yang selama ini mengganjal di hati namun tidak ‘tega’ untuk ngomong, sekaranglah saatnya.
Sedangkan bagi yang jarang apalagi belum pernah mampir, silakan di baca-baca dulu beberapa artikel yang lain sebelum memberi komentar untuk mendapatkan gambaran ‘kasar’.
Kontes #1: Komentator Terbaik ini akan berlangsung selama 2 minggu. Terhitung sejak terbitnya artikel ini. Syarat dan hadiah silakan cek di sini.
Saya tunggu kritik dan solusi anda ^_^.





Pertamax. . . .
@Udin Hamd | Blogger 2 Inchi, yang bener luuu??
@mh,
Sorry gan. . .hehehe
@Udin Hamd | Blogger 2 Inchi, mana nih kritik dan solusinya?
@Iwan Kus, kritik saya, yang bilang pertamax di masukkan keranjang spam aja mas…
wakakakak…
@Agus Siswoyo, sementara gak apa2 deh
@mh, keciaaaaaaannnnn
@herlina mutmainah, wekekekekek…
kalo soal kritik, siapa yang paling pedes gan??
@mh,
Ye. . .gak perlu dijawab kalo itu gan…blogosphare dah tahu . . .hufffttt. . . . .
@mh, Saya pengen dikasih jatah yang pedes Mas
@Erdien, ati2 kalo kebanyakan bisa bikin perut mules hehehe
@mh, komen mas hengky tuh seperti campuran cabe rawit, merah, ijo sampai paprika wkkwkkwkk
puuueeedeeessnya puol
kritik kadang membangun bila disertai dengan solusi, klo kritik tanpa memberikan solusi ibaratnya sama dengan mencela mas, dan dengan kritik kita bs ambil sisi positifnya, yakni orang tersebut masih memperhatikan kita, masih sayang dan peduli dengan kita, karena bila kita tdk ada “interaksi” ibaratnya kita sdh tdk di reken atau dianggap, dijarno mbuh sakarepmu dhewe, gitu kali mas…hehehe..mohon kritiknya .
@Mastyo, logat aslinya keluar juga hehehe
Bingung mau kritik apa,, apalagi kalo dah kritik harus beri solusi,,,, Tapi memang buat saya sekarang tidak bisa ngasih kritik, soalnya mungkin ilmunya masih kurang,,,,
Moga-moga ada yang kritik yahh, soalnya itu saran dan masukan buat kita agar lebih baik lagi kedepannya,,,,,,,
@ago, Kritik tidak selamanya harus datang dari orang berilmu tinggi Gan. Kalo kritik selalu harus dari orang berilmu tinggi, kasian kan orang yang paling tinggi ilmunya nggak akan dapat kritik ketika dia tersesat. Iya kan?
1. pluginnya tambahin dunk mas, misal post terbaru, biar kita mudah klik post yang kita butuhkan
2.mana YM nya yg dulu ada di artikel mas?
3.terus mas juga kurang blogwalking neh, terutama ke tempatku hehe (:ngarep: mode on)
semoga menjadi lebih baik dan sukses mas
@Ahmad IM-bisnis, no.1 sedang dipersiapkan
no.2 saya pasang di tiap page, rencananya nanti bakal tampil di sidebar lagi kok
no.3 siapa bilang? saya sering banget ke blog sampean lho cuma memang gak berkomentar, agak susah juga jadi blogger 2 inchi apalagi kalo hp nya gak mendukung hehehe
btw trims atas semua masukan anda
apa yah, masih bingung nih .
be the best of your self ajah deh Mas . Hehehe
seiring jalan, nanti juga bisa di perbaiki segala yang kurang
@Imamz, akan selalu saya coba mas
untuk jadi “diri sendiri”
@Iwan Kus, semangat Mas
menurutku mas, berkomentar setidaknya mengandung unsur kritik dan apresiasi. komposisi ini diusahakan proporsional dan memiliki nilai edukasi. agar supaya pihak admin tidak merasa tercederai oleh komentar kita.
oleh karena itu saya menggunakan cara berkomentar dengan model martabak. maksudnya?
martabak iti khan permukaannya atas bawahnya halus, sedangkan tengaahnya, yaitu isinya kasar. tapi kelezatan dan daya tariknya, justru terletak di isinya itu.
ibaratnya bartabak, tengahnya itu adalah kritikan sedangkan permukaan atas dan bawah adalah apresiasi berimbang. jadi walau kita mengkritik tetap memberikan nilai edukasi. jadi maksud kritikannya bisa menembus hati dengan sangat menyenangkan..
@fadly muin, apalagi habis dikritik trus dikirim martabak super
sip deh hahaha
@Iwan Kus, nah itu lebih bagus lagi mas. kalau gitu saya mau dong di kritik mas iwan. biar dapat kiriman martabak terus ha ha ha
@fadly muin, kok jadi kebalik begini hehehe
sebagai komentar membangun, saya ingin menyampaikan uneg-uneg bahwa blog mas iwan ini termasuk blog yang tidak terganggu oleh jadwal posting. maksudnya posting cenderung terbengkalai. padahal kalau saya lihat gaya menulisnya asyik. artikel relatif pendek, jadi sebenarnya menulis bukan masalah. mungkin kesibukan lain yah mas?
selain itu merespon komentar dan kebiasan blogwalking sepertinya belum menjadi daya tarik yang kuat buat mas iwan. sekali lagi, mungkin masalah waktu yah mas?
terlepas dari itu, satu yang bisa diacungi jempol adalah kemampuan mas iwan beradaptasi dan mengimbangi perkembangan wacana di blog teman-teman lainnya. istilah kata tidak ketinggalan informasi gitu deh..
komentar ini saya buat mungkin agag berlebihan. tapi ini saya lakukan untuk merespon dari semangat artikel ini, yaitu ingin menerima input yang positif. jadi kalau dirasa berlebihan. mohon maaf yah mas.. he he he
@fadly muin, Ngga usah minta maaf Mas. Toh mas Iwan sendiri yang minta dikritisi. Jadi sepedas apapun kritikan itu, asalkan memberi solusi seperti yang diharapkan oleh Mas Iwan, semestinya Mas Iwan dapat menerima kritikan tersebut.
@Erdien, betul mas
setiap kritikan dan solusi saya terima dengan lapang dada kok
@fadly muin, wkkwkkwkk saya suka istilah “blog yg tidak terganggu jadwal posting”
saya sedang berusaha untuk mengcover ‘sisi’ tersebut
@Iwan Kus, solusi dari saya, sebuah pertanyaan sederhana. “apakah blog dan menulis penting untuk anda?” jika jawabannya “Iya” maka saya yakin posting akan menjadi suasana yang menyenangkan mas.
semoga bisa membantu dan tidak merasa digurui yah mas..
@fadly muin, tentu tidak donk mas
saya akan simpan jawaban pertanyaan tersebut
@fadly muin, saya suka dengan gaya kritik mas fadly, halus tapi dalem…
@Peluang Bisnis Online, kan pake analogi martabak hehehe
@Iwan Kus,rupanya analogi berbau makanan lezat lebih menggiurkan untuk diterima
Sejaka awal mengenal blog ini saya sudah berlangganan lewat email. Alasannya, saya pengen berburu ilmu dari blog ini. Namun, blog Mas Iwan jarang updatenya. Kemunculan satu artikel ke artikel berikutnya rata-rata lebih dari tiga hari atau sampai seminggu.
Sebagai blog, yang usianya lebih “tua” dari Sundagasik tentu slayaknya update blog ini lebih terjadwal, misalnya setiap tiga atau dua hari (kalo belom bisa tiap hari). Yang penting jadwalnya teratur
@Erdien, untuk rutinitas update blog, saya memang sedang ‘mengusahakan’ mas
sebetulnya rencana lama namun belum juga terealisasi
@Iwan Kus, Semoga dapat terealisasi dengan baik Mas, amin!
Oke, saya mau kasih kritikan nih buat blog ini.
1. Mana sajian buat pengunjungnya?
Maksud saya menu Recent Post, Related Post, atau Random Post. Kesannya mas Iwan masih ogah atau (mungkin) kurang percaya diri untuk ngasih jamuan buat para pengunjung blog ini. Malahan terkesan mengutamakan masang banner..hehehe. Memang ada menu Kategori sih di sidebar. Tapi rasanya kurang informatif dan kurang efektif. Tidak semua tipe pengunjung tertarik mengklik menu Kategori.
Solusi : coba aktifkan lewat menu Widget pada dashboard. Tinggal drag aja. Beres. Kalau bisa posisinya di atas menu Kategori dan Blogroll, biar lebih cepat ditemukan pengunjung. Untuk Related Post, kalo gak mau pake plugin, bisa pake fungsi PHP. Googling aja dengan keyword “memasang related post tanpa plugin”.
2. Area komentarnya mas.
Letak/posisi emoticons mungkin harus diubah. Saya lihat selalu di sebelah kiri tuh. Selain itu, warna latar untuk komentar reply harusnya dibedakan, biar ada sedikit pembeda. Tidak cukup hanya dengan setelan border.
Solusi : mungkin setelan kode CSS untuk image-nya yang harus diubah. Coba cari/amati kode CSS untuk bagian comments. Untuk mengubah warna latar komentar reply, coba buka settingan plugin thread comments. Lihat pada Edit Comment CSS. Lalu cari kode warna HTML untuk bagian .chalt (coba ganti kode warnanya dengan kode warna HTML lainnya, misalnya warna abu-abu terang).
Gak tau kode warnanya? Googling aja dengan keyword “kode warna html”.
3. Mana widget statistiknya?
Sepertinya kurang penting bagi pengunjung sih. Tapi kalau blog ini ingin dimonetisasi, keberadaan widget statistik itu cukup penting bagi saya (misalnya widget alexa-rank, pagerank, dan histats). Ini untuk kepentingan jangka panjang. Tapi kalo blog ini tidak diniatkan untuk monetize, tidak perlu pasang sih.
Solusi : setidaknya pasang histats, alexa rank atau pagerank (tidak wajib ketiganya sih). Tergantung pula pada jenis monetisasi yang ingin dipilih nantinya.
Cukup 3 saja deh mas.
@iskandaria, masukan dari Mas Iskandaria saya rasa cukup masuk akal, selain itu saya cuma hanya sedikit menambahkan Masukannya sebagai berikut :
- Tampilan blog ini agak sedikit hambar alias masih standart.
Sebaiknya ada sedikit ciri khas dari Blog Iwankus dari segi penataan warna ataupun Header Blog, atau bisa juga pasang fotonya Mas Iwan disana..he..he..he..
- Blog Sponsor, apakah banner-banner diatas termasuk yang mensponsori blog ini?
Saya banyak menjumpai blog yang memasang banner-banner pasang iklan di blog. Intinya sekarang kalau blognya berpotensi untuk dipasangi iklan ya ndak apa-apa, tapi kalau blognya pengunjungnya seputaran itu aja gimana?
- Icon Social Bookmark.
terdengar sepele, tetapi dengan memasang icon tersebut dibawah postingan anda ataupun pengunjung dapat langsung mempromosikan tulisan yang dianggap terbaik ke jejaring sosial, sekurang-kurangnya facebook ataupun twitter.
memang banyak pemilik blog mengutamakan kesimpelan blognya tersebut, tapi soal tampilan dan sosial bookmark sangat mereka perhatikan. thanks….
@Rudy Azhar, pinginnya sih punya logo tapi masih belum temu yg pas
@iskandaria, sangat detail sekali mas
membuat ‘kerja’ saya jadi lebih ringan untuk melakukn perbaikan di ‘titik2 lemah’ blog ini
trims
@Iwan Kus, wah, senangnya melihat warna latar komentar reply sudah berubah jadi biru lembut..hehe
Tambahan lagi mas, ada yang lupa soalnya. Jarak spasi antar paragraf/baris pada area komentar mungkin perlu disetting. Terkesan tidak ada jarak/pembatas yang jelas antar baris dalam satu komentar, terutama jika komentarnya lebih dari satu paragraf kayak punya saya..hehe.
Solusi : coba buka kode CSS (style.css) dan cari kode p untuk bagian comments. Coba ubah angka padding/margin pada kode p tersebut. Biasanya tertulis
p {angka padding/margin}@iskandaria, eh masih ada lagi ya? hehehe
Saya sebenarnya bukan orang yang senang mengkritik karena saya tingkat toleransinya cukup mumpuni, kecuali ada hal hal yang sudah mengganggu sekali baru saya kritik.
kalaupun saya harus kritik, saya lebih memilih kritik soal tampilan. Itu tuh.. yang di atas cuma ada tulisan blog iwankus aja. Mungkin lebih baik bila ada tag line nya. dan di bikin banner atau tambahin logo. Untuk hal ini bisa mita bantuan design grafis atau menggunakan layanan gratis semacam cooltext.com
Backgroundnya juga termasuk mengganggu lo untuk saya pribadi. entah mengapa saya agak merasa pusing liat garis garis miring. Apa karena saya orangnya juga miring yah? hehehe. yang jelas saya pengidap vertigo kronis yang mungkin berpengaruh dengan yang miring miring. mungkin diganti yang warna solid lebih bagus mas.
Ini saran apa kritik ya? dua duanya aja ya. Soal hal lain biar yang lain deh yang kritik.
salam.
@herlina mutmainah, hehehe masak sampe mumet begitu efeknya ya mbak?
trims untuk kritik anda tentang background
wah susah nyari titk lemah dari blog ini, ada juga positifnya banyak banget. Selamat ya first anniversary untuk blog ini. terus maju mas iwan…
@Jasa Pembuatan Website, masak gak ada satu pun kekurangannya mas?
btw trims ya
@Iwan Kus, blum nemu titik lemahnya. Maju terus mas…
Mau kritik neh kenapa gak pernah menginjakan kaki di blog saya.Hehe mampir mas. .
Mau kritik neh kenapa gak pernah menginjakan kaki di blog saya.Hehe
@Fuvenanda, kalau ini mah undangan hahaha
beneran boleh pedas mas? Okelah kalau begitu…. tapi jangan nagis yah? wkwkkwkwkkwkw…
>>>— Foto mas di tampilin dong.. (di halaman about) jaman merdeka gini masih malu buat munculin jati diri :p —<<<
@T. Wahyudi, wkkwkkwkk iya deh nanti tak tampilin
(nyerah : mode on)
@Iwan Kus, fotonya sambil bawa bendera ya mas… kan nyerah tuh… wkwkwkwk… (hihihi… nampang oom)
@T. Wahyudi, sip, sangat setuju banget sekali…
Foto profil adalah salah satu cara ampuh membentuk personal branding. Apalagi yang niatnya jualan produk. Logikanya, gimana orang mau beli barang kalau identitas dan wajah penjualnya aja nggak tahu. Bisa-bisa dikira transaksi sama hantu loh. Hahaha…
@Agus Siswoyo, haha bisa aja nih mas agus…
kritik apa yah? satu aja mas, kurang rame blognya. merih blog mungkin nambah beberapa iklan juga gak masalah kok, atau beberapa pernak-pernik lainnya seperti jumlah pengunjung, atau peta, atau lainnya.
@hanifilham, sangat saya pertimbangkan mas
Mas saya sering dengar apa itu bata big. Apa sih maksudnya? Saya benar-benar ngak paham?
@Jamal, mari kita tanya sama2 ke mas hengky
dia kan master bata big hehehe
kalo gak salah itu istilah dari kaskus deh
Satu mas tambahan dalam menuliskan isi artikel dari blog mas. Mas mungkin bisa membuatnya menggunakan daftar maksudnya list numbering/bullet.
Saya cuma memberikan masukan kepada mas, coba mas buat daftar poin-poin penting yang ingin mas sampaikan daripada mas harus menuliskannya dalam beberapa paragraf. Lebih enak dibaca khan kalau memakai list, benar ngak?
@Jamal, saya sudah baca artikel anda
trims ya
Saya agak bingung di blog ini mas (pegangan dulu ah….). Rasanya saya nggak pernah terlewat satu postingan pun (entah dgn komen ataupun tidak), tapi saya kok sulit mencari ciri atau kekhasan blog ini. Apakah karena style tingkat tinggi shg tak terlacak oleh saya yg masih rendah. Kalau pun gado-gado biasanya ada ciri khas rasa. Atau gado-gadonya bangets sekali dengan aneka rasa ? Kalau saya sih melihatnya karena mas Iwan kurang intens dalam membangun kekhasan. Kadang terlihat ada warna, tapi tampak tidak konsisten atau jedanya terlalu jauh sehingga pudar kembali. Seperti postingan wawancara misalnya.
Demikian juga dengan jadwal. Ada saatnya saya pikir mas akan mengeluarkan postingan baru, eh ternyata tidak. Mas Iwan juga kadang tidak menjalankan apa yang pernah dituliskan atau dijanjikan. Seperti menulis seminggu dua kali tapi kadang sampai seminggu enggak nulis. Apalagi keinginan jadi blogger koran yang pernah mas nyatakan. Meskipun tidak serta merta jadi, tapi setidaknya terlihat dari update yang semakin sering misalnya. Tapi yang terjadi bukannya makin sering update malah semakin jarang.
Saya tidak memberikan solusi detil karena saya rasa mas Iwan sudah tahu solusinya, Cuma mungkin mas Iwan tidak mau atau kurang mau melakukannya. Ini mengherankan saya (geleng-geleng kepala)!
Gimana mas ?? Cukup brotowalinya ?
@suarakelana, kalo saya ada ciri khasnya gaik mas Hery ?
@Khalid Abdullah, ada mas
yaitu gurakraaakkk hahaha
@Iwan Kus, iya ya..sampe kalo diketikkan di google, saya yang jadi juaranya untuk keyword ” gurakrak” ! hehehe
@Khalid Abdullah, aroma idealisme amat kental terasa di blognya mas Khalid
@suarakelana, hahaha paling seneng saya kalau disebut saya adalah makhluk Idealisme, rasanya saya ingin mendatangi orang itu dan memeluknya keras2 ! hahaha gurakrak !
@suarakelana, cukup deh mas hahaha
pahit banget rasanya
tapi namanya jamu tentu bakal saya minum
harapannya besok pagi bangun sudah sehat kembali
@Iwan Kus, biar pahit yang penting sehat mas
@fadly muin, tujuan saya bikin kontes ini salah satunya adalah mengumpulkan jamu sebanyak-banyaknya
@suarakelana, yang dimaksud punya ke khas an seperti apa sih mas? Bisa kasih contoh?
@suarakelana, yang dimaksud punya ciri khas tuh kayak gimana sih mas? bisa kasih contoh? thanks…
@Peluang Bisnis Online, ini pertanyaan utk saya ya ? wah, gak enak neh sama senior2. Mohon ijin ya mas Iwan. Saya akan jawab menurut sudut pandang saya.
Ciri khas suatu blog bisa dilihat dari yg tersurat (sifatnya obyektif) atau yang tersirat (bersifat lebih subyektif tgt taste yg menilai). Yang tersurat paling mudah dilihat dari niche atau tema yg dipilih, atau lihat saja dari kategori artikelnya. Blognya AS tampak kental dgn motivasi bloggingnya, blognya FM bicara motivasi secara lebih umum.
Yang agak sulit kalo blog gado2. Disini harus lebih jeli melihat yg tersirat. Dan akan semakin mudah dirasakan bila pemilik blog mampu membangun “rasa” ini. Sungguh keterlaluan kalau sulit melihat ciri khas blog MH yg gado2 itu.
Satu contoh lagi blognya mas Khalid. Meskipun mengambil tema umum motivasi, ada nuansa idealisme yg amat kental disana.
@suarakelana, thanks atas penjelasannya. Salam kenal…
Oia mas, kelupaan. Saya Hery Suarakelana mas…. blog saya Blog Bisnis dan Pekerja di suarakelana.com. Khawatir mas Iwan tersesat bila suatu saat (entah kapan) akan kesana, hehehe……
mana nih bloggernya? ngumpet ye?
@mh, Yang punya rumah nggak tahan kena hujan batabig, jadi ngungsi ke Kantor Pos Waru. Hahaha…
@Agus Siswoyo, tahu saja nih kalo saya pernah tinggal dekat kantor pos waru hehehe
Blognya jelek mas kurang menarik perhatian, penempatan banner, categories, blogroll kurang pas. tapi ada satu hal mas, saya bohong. Hehehe
Saya suka tampilan sederhana seperti ini. Gak repot, begitu di buka load-nya cepat melalui jaringan internet saya dan untuk gaya penulisan artikel saya tidak terlalu memasalahkan. Saya suka gaya penulisan apapun yang penting postif.
Kritik saya, topik blog nggak jelas. Mas Iwan ini mau spesialisasi diri di bidang apa? Marketing, motivasi, manajemen, kesehatan atau memang blog nasi campur? Internet itu luas. Mas Iwan nggak akan sanggup menguasai semua topik. Pesan saya, fokus satu bidang saya. Semakin spesifik semakin baik di mata pengunjung.
@Agus Siswoyo, yeah ! setuju dengan komentar yang ini…
oia, mas Agus kalo saya jelas gak ya yang dibahas apa di blog saya ?
@Khalid Abdullah, saya aja yang jawab deh.
blognya mas Khalid blog “mengarah ke bisnis” tapi masih belum terlalu spesifik..
(dari tadi ga ada yg jawab soalnya) he he he
@fadly muin, hahahaha gurakrak ! baik banget bapak 3 anak ini… yang berinisiatif menjawab.
malah saya sebenernya gak mau bawa-bawa bisnis mas…motivasi, pembelajaran hidup dan inspirasi…tapi rasanya kurang sreg aja kalau gak berbagi ilmu yang didapat mengenai bisnis online..makanya jadinya artikel2nya ada yang “berkhianatd’ ari topik yang ingin dibangun deh..
makasih mas atas jawabannya.
@Khalid Abdullah, asal bapak senang. blog pasti bisa jalan..
@Khalid Abdullah, sama kayaknya, topik GJ alias nggak jelas. Hehehe…
saya mau kritik dikit… tapi mangaap… kagak bisa kasih solusi karena gak paham peng-coding-an dll, etc… hehehe… (tapi kalo ngasih solusi kasih tau yang jago coding bisa… hihihihi)
kok yang ada avatarnya cuma yang jawab komen mas, apa gak lebih baek kalo pemberi komen juga ada avatarnya….
@trieand, nah kasih tahu donk mbak siapa nih yg jagoan coding?
@Iwan Kus, hehe… kan mas iwan dah jadi temennya di fesbuk tuh, YM aja pasti dia mo bantuin masalah per-coding-an
Assalamu’alaikum?
Terima kasih kepada Mas Iwan telah mengingatkan saya, mana komennya? ^_^
Sebenarnya saya sungkan memberikan komennya mengenai web ini, menurut saya sudah sip webnya, he he.
Bismillah, ini masukan saya:
1. Tambah Fun Facebook, saya langsung ingin menjadi penggemar blog ini ^_^
2. Twitter
3. Yahoo Messenger, saya ingin berkonsultasi mengenai seo ^_^
Insya Allah cukup komen dari saya
Jazakumullah khoer
Salam Sukses dan Yakin Sukses!!!
Wassalam
@Team Ronggolawe, anda bisa add saya di
http://www.facebook.com/iwankus
http://www.facebook.com/pages/Blog-IwanKuscom/475742965393
http://twitter.com/iwankus
Waduh, jago-jago banget nih para kritikus. Saya nonton aja deh…
@UntungNyata!com | Budhi K. Wardhana, ayo mas
kritik juga donk!
Serius nich mau dikritik habis2an ???
okeh akan saya kritik habis-habisan mas Iwan. Tapi jangan sakit hati ya mas.
1. Tidak memakai wp-views yang menampilkan postingan yang paling banyak dilihat. Khan pasti pengunjung ada rasa penasaran dalam hati mereka dan berkata : ” coba liat deh postingan paling banyak atau postingan terbaiknya ? ”
Saran : memakai wp-views dan ditampilkan di salah satu sidebar mas Iwan.
2. Segi konten :
Mas Iwan jarang bawa-bawa kehidupan mas. Khan blogger juga manusia nah yah cerota-cerita dikitlah tentang kehidupan mas Iwan. Seputar keluarga atau hobi atau keluh kesah gitu…
Saran : sering mengungkapkan perasaan pribadi mas. Biar lebih hidup dan lebih diterima di psikologi para pengunjung.
Topik Konten
Mas Iwan masih gak ketebak bahasan khususnya apaan sich ?? habisnya mas masih suka membawa apa-apa saja ke postingan mas. Gak papa sich namun mas Iwan kurang menspesialisasikan diri saja rasanya. Ibaratnya pengunjung akan berkata : ” Ek Iwan Kus ituh hebatnya di bagian apaan sich ? ”
saran : apa yang mas kuasai banget sich, dan mulailah untuk membahasnya. Masalah gaya bahasa soalnya mas sudah bisa membawakannya dengan baik. jadi apapun keahlian mas Iwan, Insya Allah akan tersamapaikan dengan baik.
3. Pendapatan :
Ini membahas hal-hal yang pernah kita bahas di YM ya mas.
PErbanyaklah pengunjung dari segi SEO. Karena mas khan di bagian afiliasi. Jadi butuh sekali pengunjung yang banyak. Dan diharapkan akan terjadi penjualan. DAn juga mas Iwan harus melanglang buana ke berbagai belahan topik selain blogging dan internet. Agar memancing pengunjung dari berbagai sumber yang nantinya akan menjadi target pasar mas Iwan.
4. Design :
Tampilkan saj amas tentang pagerank dan alexa mas Iwan. Biar lebih seru dan lebih seru aja kelihatannya.
5. Gunakan autoresponder.
Sebenernya tidaklah terlalu penting jika mas IWan hanya ngeblog dengan tujuan just menulis dan bersahabat seperti blog saya ( cukuplah menggunakan feed Burner ). Tapi karena mas IWan ingin bisnis afiliasi, maka harus tuch mas memakai Autoresponder.
Semoga kritikan dari saya membawa manfaat bagi saya dalam memberikan komentar yang berusaha membangun dan bagi mas Iwan sebagai Pemilik Blog Iwan Kus ini.
@Khalid Abdullah, khusus yg terakhir sudah ada budgetnya tinggal realisasi saja kok ^_^
@Iwan Kus, Selamat mas ! ikut senang mendengarnya..
oia, jangan lupakan untuk mempersiapkan gift khusus, sebagai pemancing orang untuk subscribe. okeh mas ???!!!!
apa ya? hmmm… kalo dari segi tulisan menurut saya sih udah bagus dan bisa dinikmati, desain blog juga simple dan enteng, enak diliat, tapi y itu, seperti yang udah disampein ama yang lain, pluginnya ditambahin mas, jangan telalu ngirit,hehehe….tapi udah bagus kok…hehe
Saya masih junior mas . .
jadi sory klw ada salah kritik . .
Tulisan dah bagus ‘n penampilan blog simple . .
@Syahroyni, eh mana kritiknya?
gak apa2 mas kalo ada yg mengganjal di hati silakan disampaikan ^_^
Pingback: Terima Kasih Atas Kritik Dan Solusinya | Blog IwanKus.com
wah sudah terjabar dan terwakilkan oleh yang di atas…..
yah saya sih memberikan saran untuk lebih membangun blog branding-nya…permisal memberikan sebuah logo atau favicon yang mampu memberikan pandangan dari segi design
@ghe, inginnya sih begitu mas
lagi cari2 nih
Mau kritik lagi bolehhh???
Mas iwan, reply komennya jangan kebanyakan dong… dibatasi max 5 aja gitu, jadi gak saut-2an sampe bingung bacanya… sampe gak ketahuan ini bales buat komen apaan… hehehe… (ntar sambil mikir lagi… kalo ada yg mo dikritik lagi… hihihi)
hadeh… pendapat2nya udah bagus2 aja di tas. Keknya telat kasih masukan ini. hahaha..
ngikut aja deh ama yg di atas2, karena udah termuat semua yg ingin disampaikan.
ikut kriti mas….blog nya bagus…
numpang pesen jg…pertahankan kesan rendah hati & tidak arogan…
salam kenal….
Pingback: Pemenang Kontes Komentator Terbaik Adalah… | Blog IwanKus.com
adoh g igt udah berapa kalinya,..
Pingback: Dicari: Blog Bagus Milik Blogger Baik Hati | Blog IwanKus.com
Pingback: Cara dan Etika Berkomentar di Blog | Sudeska.Net