<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog IwanKus.com &#187; Intermezzo</title>
	<atom:link href="http://iwankus.com/category/intermezzo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://iwankus.com</link>
	<description>Belajar Dan Berbagi Pengalaman Seputar NgeBlog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 09:38:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Sebuah Pelajaran Dari Video Mesum Mirip Artis</title>
		<link>http://iwankus.com/sebuah-pelajaran-dari-video-mesum-mirip-artis/</link>
		<comments>http://iwankus.com/sebuah-pelajaran-dari-video-mesum-mirip-artis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 23:49:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Kus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezzo]]></category>
		<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ide NgeBlog]]></category>
		<category><![CDATA[Pay Per Lead]]></category>
		<category><![CDATA[Sebuah Pelajaran Dari Video Mesum Mirip Artis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwankus.com/?p=1206</guid>
		<description><![CDATA[Jangan berpikir negatif dulu. Pelajaran yang saya maksud bukan kelakuan mesumnya. Bukan juga anjuran untuk membuat video serupa itu. (Memangnya ada yang mau?) Seperti yang ramai diberitakan media massa, peredaran video tersebut sudah menyebar hampir ke semua kalangan. Tak peduli orang dewasa maupun anak-anak. Di Kota maupun Desa bahkan sampai pelosok sekali pun banyak yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px; margin-top: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fsebuah-pelajaran-dari-video-mesum-mirip-artis%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fsebuah-pelajaran-dari-video-mesum-mirip-artis%2F&amp;source=iwankus&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Jangan berpikir negatif dulu. Pelajaran yang saya maksud bukan kelakuan mesumnya. Bukan juga anjuran untuk membuat video serupa itu. (Memangnya ada yang mau?) <img src='http://iwankus.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Seperti yang ramai diberitakan media massa, peredaran video tersebut sudah menyebar hampir ke semua kalangan. Tak peduli orang dewasa maupun anak-anak.<span id="more-1206"></span></p>
<p>Di Kota maupun Desa bahkan sampai pelosok sekali pun banyak yang tahu dan mungkin saja sudah menontonnya.</p>
<p>Yang kreatif, <span style="color: #ff0000;">tapi jangan ditiru ya</span>, menjual copy-nya versi CD. Konon juga laku keras. Banyak yang mencari-cari.</p>
<p>Padahal &#8220;produk&#8221; ini tidak diiklankan di Google Adsense. Juga tidak pakai cara <a title="Pay Per Lead Ala Justin Michie" href="http://iwankus.com/internet-marketer-kelas-dunia-pun-takut/">Pay Per Lead</a>. Tapi kok &#8220;laku keras?&#8221;</p>
<p>Bayangkan jika video yang sedang nge-trend tersebut adalah milik anda. Tentu bukan video mesum tapi video tentang anda. Lebih tepatnya tentang Blog anda. Atau lebih maknyus lagi tentang produk yang anda ingin pasarkan.</p>
<p>Betapa dahsyat efek yang ditimbulkannya. Bisa-bisa Blog anda bakalan banjir kunjungan. Produk anda bisa saja laku keras bak kacang goreng.</p>
<p>Sekarang yang jadi PR adalah bagaimana caranya video yang anda buat tersebut jadi  booming di masyarakat. Mampu memikat hati masyarakat. Nah kalau ini saya juga tidak bisa menjawab. Saya  sebatas melempar wacana hasil dari melihat kejadian yang lagi heboh  akhir-akhir ini.</p>
<p>Tapi satu hal yang saya tahu. Buatlah media massa mengekspos habis-habisan tentang Blog atau produk anda. Saya yakin hasilnya akan luar biasa. <strong>Believe It or Not!</strong></p>
<p>Bagaimana pendapat anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iwankus.com/sebuah-pelajaran-dari-video-mesum-mirip-artis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ide Kreatif Ala Lutvi Avandi</title>
		<link>http://iwankus.com/ide-kreatif-ala-lutvi-avandi/</link>
		<comments>http://iwankus.com/ide-kreatif-ala-lutvi-avandi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 23:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Kus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezzo]]></category>
		<category><![CDATA[Cafe Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ide Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Seorang Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Lutvi Avandi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwankus.com/?p=1140</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari ke depan ini anda mungkin saja dibikin penasaran setengah mati akibat ulah dari seleblogger asal Jemurwonosari Lebar, Surabaya. Ya, mas Lutvi datang lagi dengan ide kreatifnya. Membuat artikel berantai, Kisah Seorang Blogger. Bagi anda yang belum tahu, Lutvi Avandi adalah pemilik dari produk laris Cafe Bisnis. Sebuah produk bermutu yang mengulas habis seputar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px; margin-top: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fide-kreatif-ala-lutvi-avandi%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fide-kreatif-ala-lutvi-avandi%2F&amp;source=iwankus&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Beberapa hari ke depan ini anda mungkin saja dibikin penasaran setengah mati akibat ulah dari seleblogger asal Jemurwonosari Lebar, Surabaya.</p>
<p>Ya, mas Lutvi datang lagi dengan ide kreatifnya. Membuat artikel berantai, <a title="Kisah Seorang Blogger Jilid 3" href="http://iwankus.com/kisah-seorang-blogger-jilid-3/">Kisah Seorang Blogger</a>.<span id="more-1140"></span></p>
<p>Bagi anda yang belum tahu, <a title="Blog Lutvi Avandi" href="http://lutviavandi.com/">Lutvi Avandi</a> adalah pemilik dari produk laris <a title="Cafe Bisnis" href="http://iwankus.com/go/cafebisnis">Cafe Bisnis</a>. Sebuah produk bermutu yang mengulas habis seputar WordPress dan Bisnis Online. Dikemas dalam dua keping CD yang akan dikirim langsung ke alamat anda. Dengan materi yang terus-menerus di update. Manteb kan?</p>
<p>Menurut mas Lutvi manfaat dari artikel ini adalah untuk <a title="Mencari Ide Untuk Menulis Artikel" href="http://iwankus.com/mencari-ide-untuk-menulis-artikel/">melatih kreatifitas seorang Blogger dalam menulis</a>. Bagaimana tidak wong seperti orang yang sedang ditodong. Kita dituntut untuk berpikir cepat karena sudah banyak yang menunggu lanjutan ceritanya. Sementara mungkin kita dibuat bingung setengah hidup melihat akhir cerita yang ngambang di artikel sebelumnya.</p>
<p>Selain itu juga untuk mendatangkan traffic dari Blog sebelumnya. Lumayan kan? Apalagi jika Blog yang mencolek kita milik salah seorang seleblogger. Yang pengunjungnya mencapai ribuan per hari. Wow. Harapannya semoga saja banyak yang mampir ke Blog kita hehehe&#8230;</p>
<p>Namun dari semua itu yang terpenting adalah menjaga hubungan persahabatan yang sudah terjalin. Dengan saling senggol dan Blogwalking.</p>
<p>Bagi anda yang menantikan ide kreatif lainnya dari seorang Lutvi Avandi segera saja bergabung di <a title="Cafe Bisnis" href="http://iwankus.com/go/cafebisnis">Cafe Bisnis</a>.</p>
<p>Akhirnya, bagaimana pendapat anda tentang artikel berantai ini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iwankus.com/ide-kreatif-ala-lutvi-avandi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Seorang Blogger (Jilid 3)</title>
		<link>http://iwankus.com/kisah-seorang-blogger-jilid-3/</link>
		<comments>http://iwankus.com/kisah-seorang-blogger-jilid-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 05:30:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Kus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezzo]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Seorang Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Tuyul Online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwankus.com/?p=1121</guid>
		<description><![CDATA[Agar membacanya lebih khusyuk anda harus melirik dulu jilid 2-nya di Blog AgusSiswoyo.com. Kalau belum tahu aturan mainnya baca dulu TOS-nya di sini. Dan inilah lanjutan kisah pak Bejo&#8230; &#8220;Tuyul online&#8230;Tuyul online,&#8221; koar pak Bejo masih lantang. Semakin lama suaranya semakin serak. Apalagi suara perutnya juga makin keras. Maklum sejak pagi belum diisi apa-apa. Didorong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px; margin-top: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fkisah-seorang-blogger-jilid-3%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fkisah-seorang-blogger-jilid-3%2F&amp;source=iwankus&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Agar membacanya lebih khusyuk anda harus melirik dulu jilid 2-nya di Blog <a title="Kisah Seorang Blogger Jilid 2" href="http://agussiswoyo.com/2010/06/12/lanjutan-kisah-seorang-blogger/">AgusSiswoyo.com</a>. Kalau belum tahu aturan mainnya baca dulu TOS-nya <a title="Colek-Colekan Yuuk" href="http://cafebisnis.com/2010-06/colek-colekan-yuuk/?reg=iwankus">di sini</a>.</p>
<p>Dan inilah lanjutan kisah pak Bejo&#8230;<span id="more-1121"></span></p>
<p>&#8220;Tuyul online&#8230;Tuyul online,&#8221; koar pak Bejo masih lantang. Semakin lama suaranya semakin serak. Apalagi suara perutnya juga makin keras. Maklum sejak pagi belum diisi apa-apa.</p>
<p>Didorong oleh rasa <a title="Membangun Mindset Optimis Namun Realistis" href="http://iwankus.com/membangun-mindset-optimis-realistis/">optimis yang berlebihan</a>, membuatnya tidak punya rencana penjualan yang matang. Dia sudah yakin duluan akan banyak yang tertarik dan membeli Tuyul online-nya.</p>
<p>Pak Bejo melirik jam tangannya. Sudah jam 10 lebih. Namun belum seorang pun yang membeli. Jangankan membeli melirik saja ogah. Mereka sudah keburu lari mendengar kata-kata Tuyul. Meski di labeli halal sekali pun.</p>
<p>Dengan langkah gontai dia menuju ke pinggir sungai kecil di dekat pasar. Rasa capek lahir batin menerpanya. Aku harus memikirkan strategi baru nih, pikirnya. Ya sesuatu yang baru. Apa ya?</p>
<p>Pak Bejo duduk di pinggir sungai sambil ngantuk. Kakinya dimasukkan ke air. Pikirannya bekerja keras. Dan Tiiinggg. Sebuah ide pun keluar.</p>
<p>Segera dia berdiri. Setelah makan siang di warung mak Onah pak Bejo segera menuju kerumunan massa. Dengan mantap bak tukang jual obat dia segera berorasi. Sebuah laptop 17&#8243; yang sudah terkoneksi internet diletakkan di atas meja kecil di sampingnya.</p>
<p>Suaranya lantang berpromosi. Gaya bicaranya mirip dengan Lutvi Avandi pemilik produk laris <a title="Cafe Bisnis" href="http://iwankus.com/go/cafebisnis">Cafe Bisnis</a>.</p>
<p>Tak disangka trik ini membuahkan hasil. Mula-mula hanya satu dua. Namun kemudian berbondong-bondong orang mengerumuninya. Bahkan mulai terlihat antrian panjang calon pembeli.</p>
<p>Hmmm&#8230;apakah gerangan yang membuat situasi berubah 180 derajat. Apa yang dilakukan pak Bejo?</p>
<p>Ternyata dia&#8230;</p>
<p>(Bersambung)</p>
<p>Pilih lanjutan ceritanya di Blog <a title="Blogger Amphibi" href="http://www.im-bisnis.com/kisah-seorang-blogger-jilid-4.html">Im-Bisnis.com</a> atau <a title="Belajar Affiliasi Bersama Chokey" href="http://www.belajaraffiliasi.com/2010/06/kisah-seorang-blogger-continued/">BelajarAffiliasi.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iwankus.com/kisah-seorang-blogger-jilid-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asyik Juga Nge-Blog Memakai Bahasa Jawa</title>
		<link>http://iwankus.com/asyik-juga-nge-blog-memakai-bahasa-jawa/</link>
		<comments>http://iwankus.com/asyik-juga-nge-blog-memakai-bahasa-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 16:27:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Kus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezzo]]></category>
		<category><![CDATA[Nge-Blog Memakai Bahasa Jawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwankus.com/?p=1000</guid>
		<description><![CDATA[Tadi siang saya mendapat SMS dari mas Udin Hamd si Blogger 2 Inchi. Isinya, cek Blog LutviAvandi.com sekarang. Segera saja saya menuju ke TKP dan WOW&#8230; Ternyata hari ini mas Lutvi Avandi, owner dari Cafe Bisnis sengaja menyajikan artikel dengan bahasa Suroboyo-an di Blog pribadinya, LutviAvandi.com. Judul artikelnya, Sekali-kali Nggawe Boso Jowo. Disamping sebagai tanda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px; margin-top: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fasyik-juga-nge-blog-memakai-bahasa-jawa%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fasyik-juga-nge-blog-memakai-bahasa-jawa%2F&amp;source=iwankus&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Tadi siang saya mendapat SMS dari mas Udin Hamd si Blogger 2 Inchi. Isinya, cek Blog LutviAvandi.com sekarang.</p>
<p>Segera saja saya menuju ke TKP dan WOW&#8230;<br />
<span id="more-1000"></span></p>
<p>Ternyata hari ini mas Lutvi Avandi, owner dari <a title="Cafe Bisnis" href="http://iwankus.com/go/cafebisnis">Cafe Bisnis</a> sengaja menyajikan artikel dengan bahasa Suroboyo-an di Blog pribadinya, LutviAvandi.com. Judul artikelnya, <a title="Sekali-kali Nggawe Boso Jowo" href="http://lutviavandi.com/sekali-kali-nggawe-boso-jowo.html">Sekali-kali Nggawe Boso Jowo</a>.</p>
<p>Disamping sebagai tanda ikut serta menyemarakkan hari jadi kota Surabaya yang ke 717 juga, sepertinya sih, curahan hati mas Lutvi yang ingin menulis artikel dalam bahasa Jawa. Meskipun, seperti yang dia katakan, cuma sekali-kali.</p>
<p>Sampai detik ini baru dua kali saya membaca artikel yang posting di Blog mengunakan bahasa Jawa. Yang pertama di Blog mas Udin Hamd, <a title="Yoiki Boso Sak Bendinoku Cak" href="http://udinhamd.com/2010/02/yoiki-boso-sak-bendinoku-cak/">Yoiki boso sak bendinoku cak</a>. Dan yang kedua ya di Blog mas Lutvi ini.</p>
<p>Ternyata asyik juga membaca artikel dalam bahasa Jawa. Apalagi dalam bahasa Suroboyo-an. Rasanya agak-agak gimana gitu hehehe&#8230;</p>
<p>Meski saya sendiri mayoritas menggunakan bahasa Jawa Suroboyo-an dalam keseharian, namun ternyata sulit juga menuangkannya dalam bentuk artikel. Jangankan berbentuk artikel utuh, <a title="Pemenang Kontes Komentator Terbaik" href="http://iwankus.com/pemenang-kontes-komentator-terbaik-adalah/">nulis komentar</a> saja berlepotan wkkwkkwkk&#8230;</p>
<p>Tapi tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti saya bakalan <a title="Mencari Ide Untuk Menulis Artikel" href="http://iwankus.com/mencari-ide-untuk-menulis-artikel/">menulis artikel</a> di Blog ini menggunakan bahasa Jawa. Atau malah bahasa Inggris hehehe&#8230;</p>
<p>Nah, bagaimana dengan anda, pernahkah menggunakan bahasa daerah anda sehari-hari untuk menulis artikel di Blog anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iwankus.com/asyik-juga-nge-blog-memakai-bahasa-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>52</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hadiah Dari Khalid Abdullah, Mas Hengky Dan Bundapreneur</title>
		<link>http://iwankus.com/hadiah-dari-khalid-abdullah-mas-hengky-dan-bundapreneur/</link>
		<comments>http://iwankus.com/hadiah-dari-khalid-abdullah-mas-hengky-dan-bundapreneur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 23:42:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Kus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezzo]]></category>
		<category><![CDATA[Hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[Hadiah Kontes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwankus.com/?p=988</guid>
		<description><![CDATA[Kalau dihitung, sudah tiga kali ini saya mendapat kiriman hadiah dari rekan sesama Blogger. Dua diantaranya adalah hasil dari menang kontes. Ya meskipun hanya mendapat nomor buncit hehehe&#8230; Yang pertama hadiah dari mas Khalid Abdullah. Berupa sebuah buku karya Joe Vitale dan Jo Han Mok yang telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Gramedia, Rahasia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px; margin-top: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fhadiah-dari-khalid-abdullah-mas-hengky-dan-bundapreneur%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fhadiah-dari-khalid-abdullah-mas-hengky-dan-bundapreneur%2F&amp;source=iwankus&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Kalau dihitung, sudah tiga kali ini saya mendapat kiriman hadiah dari rekan sesama Blogger. Dua diantaranya adalah hasil dari menang kontes. Ya meskipun hanya mendapat nomor buncit hehehe&#8230;</p>
<p>Yang pertama hadiah dari mas <a title="Blog Khalid Abdullah" href="http://khalidabdullah.com/">Khalid Abdullah</a>. Berupa sebuah buku karya Joe Vitale dan Jo Han Mok yang telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Gramedia, <em>Rahasia Sukses Bisnis Internet : 43 Cara Ampuh Mendongkrak Pendapatan Menggunakan Email</em>.<br />
<span id="more-988"></span></p>
<p>Yang ini bukan menang kontes. Mas Khalid memberikan buku ini sebagai hadiah ulang tahun saya. Eh bener nggak ya hahaha&#8230;(ngaco dot com).</p>
<p>Yang kedua hadiah dari <a title="Ngobrol Seputar Bisnis Online" href="http://mashengky.com/">Mas Hengky</a>. <em>Sebuah kaos MasHengky.com : Undonesia</em>. Nah kalau yang ini hadiah karena termasuk jajaran pemenang <a title="Interview With Mas Hengky" href="http://iwankus.com/interview-with-mas-hengky/">kontes Review Blog MasHengky.com</a>.</p>
<p>Yang ketiga dari <a title="Blog Bundapreneur" href="http://biz-mom.blogspot.com/">Bundapreneur</a>. baru saya terima beberapa hari yang lalu. Merupakan hadiah karena jadi Top Komentator. Sebuah buku juga karya Seth Godin, <em>Unleashing The IdeaVirus</em>. Edisi bahasa Indonesia terbitan BIP.</p>
<p>Agar ada yang saya bagikan untuk anda, saya berencana untuk membuat semacam review dari kedua buku tersebut (dan mungkin juga buku-buku koleksi saya yang lain). Tapi mohon sabar menunggu karena saat ini belum selesai bacanya. <img src='http://iwankus.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Untuk mas Khalid, mas Hengky dan Bundapreneur saya harap tidak terlambat untuk mengucapakan terima kasih lewat artikel ini (meski sebetulnya saya sudah mengucapkannya secara pribadi melalui email atau SMS).</p>
<p>PS : Sebetulnya sudah saya siapkan foto hadiah-hadiah di atas. Berhubung masih bingung ngedit pake Gimpp terpaksa tidak saya tampilkan. Harap maklum.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iwankus.com/hadiah-dari-khalid-abdullah-mas-hengky-dan-bundapreneur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>55</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terima Kasih Atas Kritik Dan Solusinya</title>
		<link>http://iwankus.com/terima-kasih-atas-kritik-dan-solusinya/</link>
		<comments>http://iwankus.com/terima-kasih-atas-kritik-dan-solusinya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 14:34:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Kus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezzo]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik Dan Solusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwankus.com/?p=861</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang belum ikutan Kontes #1 : Komentator Terbaik, silakan klik di sini. Bagi yang sudah ikutan saya mengucapkan terima kasih yang tulus dari lubuk hati terdalam. Lho memang gak salah tuh judul artikelnya, dikritik kok malah senang? Tentu tidak dong. Bagi saya kritik yang disampaikan kepada kita adalah tanda masih adanya perhatian dari orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px; margin-top: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fterima-kasih-atas-kritik-dan-solusinya%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fterima-kasih-atas-kritik-dan-solusinya%2F&amp;source=iwankus&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Bagi yang belum ikutan Kontes #1 : Komentator Terbaik, silakan <a title="Silakan Kritik Tapi Jangan Lupa Beri Solusi" href="http://iwankus.com/silakan-kritik-tapi-jangan-lupa-beri-solusi/">klik di sini</a>. Bagi yang sudah ikutan saya mengucapkan terima kasih yang tulus dari lubuk hati terdalam.</p>
<p>Lho memang gak salah tuh judul artikelnya, dikritik kok malah senang? Tentu tidak dong. Bagi saya kritik yang disampaikan kepada kita adalah tanda masih adanya perhatian dari orang yang bersangkutan. Apalagi jika disertai solusi yang membangun. Bukan sekedar kritik yang membabi buta.<br />
<span id="more-861"></span></p>
<p>Kalau orang sudah tidak peduli maka kemungkinan kita bakalan dibiarkan saja semau kita.</p>
<p>Membaca dan meperhatikan dengan seksama komentar dari rekan-rekan yang masuk sejauh ini, timbul rasa syukur. Ternyata banyak hal-hal yang selama ini kurang saya perhatikan. Mulai dari header, sidebar, penempatan banner, pilihan topik dan banyak lagi yang lainnyaaaaa&#8230;hahaha</p>
<p>Hal ini tentu menjadi semacam &#8216;cambuk&#8217; bagi saya untuk berbuat yang lebih baik lagi ke depannya.</p>
<p>Tentu tidak semua solusi bakalan saya terima dan aplikasikan begitu saja. Bagamanapun setiap orang mempunyai taste yag berbeda. Bagus menurut satu orang belum tentu bagus buat lainnya. Begitu juga sebaliknya.</p>
<p>Harapan saya dengan adanya kontes ini, anda bakalan menjadi lebih berani untuk melontarkan kritik dan solusi di blog para senior. Gak usah takut. Hajar saja bro wkkwkkkkkk&#8230;</p>
<p>Jangan salah sangka mas mbak. Saya bukan ngompori loh, hanya sekedar manas-manasi  hehehe&#8230;</p>
<p>Hidup Blogger Indonesia. <a title="Peluang Newbie Untuk Sukses Di 2010" href="http://iwankus.com/peluang-newbie-untuk-sukses-di-2010/">Hidup Blogger Newbie</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iwankus.com/terima-kasih-atas-kritik-dan-solusinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makelar Kasus No, Makelar OnLine Yes</title>
		<link>http://iwankus.com/makelar-kasus-no-makelar-online-yes/</link>
		<comments>http://iwankus.com/makelar-kasus-no-makelar-online-yes/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2010 05:17:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Kus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezzo]]></category>
		<category><![CDATA[Makelar Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Makelar OnLine]]></category>
		<category><![CDATA[MarKus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwankus.com/?p=676</guid>
		<description><![CDATA[Ribut-ribut soal Makelar Kasus. Tentu saja saya tidak akan menulis tentang Makelar Kasus alias si MarKus di Blog IwanKus.com, yang ceritanya seperti sinetron. Mbulet. Gak jelas kapan endingnya hehehe&#8230; Makelar Kasus eh makelar online sebenarnya sama saja dengan makelar offline. Intinya, seorang makelar kan jadi perantara antara si penjual dan si pembeli. Bila terjadi deal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px; margin-top: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fmakelar-kasus-no-makelar-online-yes%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fmakelar-kasus-no-makelar-online-yes%2F&amp;source=iwankus&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Ribut-ribut soal Makelar Kasus. Tentu saja saya tidak akan menulis tentang Makelar Kasus alias si MarKus di <a title="Blog IwanKus.com" href="../">Blog IwanKus.com</a>, yang ceritanya seperti sinetron. Mbulet. Gak jelas kapan endingnya hehehe&#8230;</p>
<p>Makelar Kasus eh makelar online sebenarnya sama saja dengan makelar offline. Intinya, seorang makelar kan jadi perantara antara si penjual dan si pembeli. Bila terjadi deal antara si penjual dan si pembeli, sebagai makelar akan mendapat komisi yang besarnya sudah ditentukan sebelumnya.<br />
<span id="more-676"></span></p>
<p>Sebagai blogger kita pun bisa jadi makelar online. Caranya? Dengan mengikuti <a title="Tipe Affiliate Marketer" href="../2-tipe-affiliate-marketer/">program Affiliasi</a>, menjadi PPC publisher, program Pay per Lead bagi yg punya email list berlebih, bahkan direct ads dengan menyedialan slot iklan di blog kita jika mempunyai traffic yang tinggi.</p>
<p>Kok cuma jadi makelar? <a title="Haruskah mempunyai produk sendiri" href="http://iwankus.com/haruskah-mempunyai-produk-sendiri/">Bukannya lebih enak punya produk sendiri?</a> Kan lebih banyak tuh penghasilannya.</p>
<p>Tentu saja bagus jika anda sudah mempunyai produk sendiri. Anda tinggal membuat situs penjualan. Masalahnya berapa banyak dari kita yang sudah punya produk sendiri? Dan lagi sepertinya tidak semua orang suka, mau dan bisa membuat produk sendiri. Banyak yang lebih suka dan mau untuk menjual dan memasarkan produk orang lain.</p>
<p>Mengapa? Tidak semua orang mau repot-repot dan lebih memilih yang praktis. Tidak repot-repot mengurusi update produk, melayani konsultasi, mengontrol pengiriman produk, memberi garansi dan lain sebagainya.</p>
<p>Makanya banyak yang terjun jadi makelar online. Meskipun lebih banyak yang gagal ketimbang yang berhasil hehehe&#8230;</p>
<p>Mau jadi Makelar Kasus eh Makelar OnLine juga?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iwankus.com/makelar-kasus-no-makelar-online-yes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>85</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Sementara) Menjadi Blogger Dua Inchi</title>
		<link>http://iwankus.com/sementara-menjadi-blogger-dua-inchi/</link>
		<comments>http://iwankus.com/sementara-menjadi-blogger-dua-inchi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 15:11:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Kus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezzo]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger Dua Inchi]]></category>
		<category><![CDATA[Udin Hamd]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwankus.com/?p=665</guid>
		<description><![CDATA[Istilah blogger dua inchi dipakai mas Udin Hamd untuk menyebut dirinya. Yang sementara ini menjalankan dan mengontrol blognya, UdinHamd.com lewat hp. Menurut mas Udin arti dua inchi adalah lebar layar hpnya. Masalahnya sekarang saya juga dalam kondisi serupa. Ikutan menjadi Blogger dua inchi. Meskipun hanya untuk sementara. Gara-garanya sekitar sebulan yang lalu kompie yang biasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px; margin-top: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fsementara-menjadi-blogger-dua-inchi%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fsementara-menjadi-blogger-dua-inchi%2F&amp;source=iwankus&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Istilah blogger dua inchi dipakai mas Udin Hamd untuk menyebut dirinya. Yang sementara ini menjalankan dan mengontrol blognya, <a title="Blog Udin Hamd" href="http://udinhamd.com/" target="_blank">UdinHamd.com</a> lewat hp. Menurut mas Udin arti dua inchi adalah lebar layar hpnya.</p>
<p>Masalahnya sekarang saya juga dalam kondisi serupa. Ikutan menjadi Blogger dua inchi. Meskipun hanya untuk sementara. Gara-garanya sekitar sebulan yang lalu kompie yang biasa saya gunakan untuk ber-online ria menderita sakit dan harus diopname hehehe&#8230;<br />
<span id="more-665"></span></p>
<p>Mau tidak mau untuk sementara waktu ya harus ke warnet jika mau posting artikel baru. Untuk memangkas biaya operasional, saya pun harus mengunakan jasa warnet dengan bijaksana. Cukup 2x seminggu @ 2 jam. Waktunya pun dipaskan jadwal posting artikel.</p>
<p>Seperti mas Udin Hamd, saya pun menggunakan HP (biasa lho bukan smartphone apalagi BB) untuk online sehari-hari. Buat <a title="Perlukah Moderasi Komentar" href="http://iwankus.com/perlukah-moderasi-komentar/">balas komentar</a>, <a title="Blogwalking Antara Mudah Dan Sulit" href="http://iwankus.com/blogwalking-antara-mudah-dan-sulit/">blogwalking</a> atau baca email. Tentu dengan kemampuan yang amat sangat terbatas.</p>
<p>Efek minusnya, saya jadi lambat merespon komen yang masuk di <a title="Blog IwanKus.com" href="http://iwankus.com/">Blog IwanKus.com</a> ini. Minim sekali melakukan blogwalking. Jarang browsing sehingga jadi agak kuper tentang perkembangan terbaru di Blogosphere. Piuuuh&#8230;Saya berharap dalam waktu dekat sudah bisa membawa si kompie pulang ke rumah.</p>
<p>Ngomong-ngomong adakah dari anda yang pernah atau masih menjadi blogger dua inchi?</p>
<p>PS : Buat sahabat saya mas Udin Hamd, semoga cepat terkabul keinginannya. Terima kasih sudah meng-inspirasi buat menulis artikel ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iwankus.com/sementara-menjadi-blogger-dua-inchi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>79</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Posting Artikel Setiap Hari? Siapa Takut???</title>
		<link>http://iwankus.com/posting-artikel-setiap-hari-siapa-takut/</link>
		<comments>http://iwankus.com/posting-artikel-setiap-hari-siapa-takut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 09:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Kus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezzo]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger Koran]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger Tabloid]]></category>
		<category><![CDATA[Mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[Posting Artikel Setiap Hari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwankus.com/?p=644</guid>
		<description><![CDATA[Bagi saya pribadi tetap merupakan suatu hal yang luar biasa jika ada seorang Blogger yang mampu memposting artikel di blognya (hampir) setiap hari secara terus menerus. Dalam sebuah artikel yang lalu, saya menyebut mereka sebagai Blogger Koran. Tentu saja saya merasa iri dengan kemampuan mereka. Manusiawi sekali kan? Dikarenakan sampai detik ini, saya bisanya hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px; margin-top: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fposting-artikel-setiap-hari-siapa-takut%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fposting-artikel-setiap-hari-siapa-takut%2F&amp;source=iwankus&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Bagi saya pribadi tetap merupakan suatu hal yang luar biasa jika ada seorang Blogger yang mampu <a title="Posting Artikel Setiap hari Siapa Takut" href="http://iwankus.com/posting-artikel-setiap-hari-siapa-takut/">memposting artikel</a> di blognya (hampir) setiap hari secara terus menerus. Dalam sebuah artikel yang lalu, saya menyebut mereka sebagai <a title="Blogger Ala Media Cetak" href="http://iwankus.com/blogger-ala-media-cetak/">Blogger Koran</a>.</p>
<p>Tentu saja saya merasa iri dengan kemampuan  mereka. Manusiawi sekali kan? Dikarenakan sampai detik ini, saya bisanya hanya jadi Blogger Tabloid. Yang artikelnya (baru bisa) terbit dua kali dalam seminggu.<br />
<span id="more-644"></span></p>
<p>Ada satu keinginan. Bukan obsesi sih karena tidak terlalu menggebu-gebu. Dan juga bukan target karena saya inginnya alami saja tidak terburu-buru. Mungkin lebih tepatnya, mimpi. Dream. Salah satu dari sekian banyak mimpi-mimpi terpendam.</p>
<p>Yaitu, <a title="Blog IwanKus.com" href="http://iwankus.com/">Blog IwanKus.com</a> ini suatu saat juga akan bisa terbit (hampir) setiap hari. Sebuah impian yang berat untuk direalisasikan. Membuat artikel dua kali seminggu saja sering telat hehehe&#8230;</p>
<p>Tentu saja harapannya nanti, isinya bukan sekedar artikel asal kejar tayang, asal kejar deadline. Namun benar-benar artikel yang segar, menghibur dan bermanfaat. Dan tentu saja tidak bikin boring, apalagi bikin pusing bagi yang membaca.</p>
<p>Namun saya pun menyadari kemampuan saya saat ini memang masih kurang. baik dalam hal kualitas tulisan apalagi produktifitas. Jadi ya pelan-pelaaaaaaaann saajaaaaaa (nyanyi : mode on) hehehe&#8230;</p>
<p>Nah, bagaimana dengan anda? Saya tahu beberapa dari anda sudah mampu menulis (hampir) tiap hari. Sudikah kiranya untuk berbagi resep, trik maupun tipsnya di sini?</p>
<p>Dan bagi anda yang mirip saya, bukan Blogger koran, adakah keinginan terpendam meskipun sedikit untuk juga bisa seperti mereka?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iwankus.com/posting-artikel-setiap-hari-siapa-takut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Say No To Pertamax???</title>
		<link>http://iwankus.com/say-no-to-pertamax/</link>
		<comments>http://iwankus.com/say-no-to-pertamax/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 08:28:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Kus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intermezzo]]></category>
		<category><![CDATA[Komentar]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[Say No To Pertamax]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iwankus.com/?p=560</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Apaan tuh? Komentar kok cuma &#8216;pertamax&#8217;, &#8216;keduax&#8217;, &#8216;ketigax&#8217;&#8230;Memang nggak ada kata-kata lain? Bikin penuh kolom komentar saja. Mata jadi sepet deh. Awas ya lain kali langsung tak delete saja&#8230;&#8221; Hehehe tentu itu bukan tumpahan perasaan saya. Namun cuma sebuah ilustrasi di otak saya saja tentang seorang blogger yang sangat antipati dengan komentar pertamax, keduax, ketigax [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px; margin-top: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fsay-no-to-pertamax%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fiwankus.com%2Fsay-no-to-pertamax%2F&amp;source=iwankus&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong><em>&#8220;Apaan tuh? Komentar kok cuma &#8216;pertamax&#8217;, &#8216;keduax&#8217;, &#8216;ketigax&#8217;&#8230;Memang nggak ada kata-kata lain? Bikin penuh kolom komentar saja. Mata jadi sepet deh. Awas ya lain kali langsung tak delete saja&#8230;&#8221;</em></strong></span></p>
<p>Hehehe tentu itu bukan tumpahan perasaan saya. Namun cuma sebuah ilustrasi di otak saya saja tentang seorang blogger yang sangat antipati dengan komentar pertamax, keduax, ketigax dan xxx seterusnya.<br />
<span id="more-560"></span></p>
<p>Memangnya ada blogger yang seperti itu? Yang suka <a title="Say No To Pertamax" href="http://iwankus.com/say-no-to-pertamax/">say no to pertamax?</a> Hehehe jujur saya juga tidak tahu. Dan tentu saja saya berharap tidak ada. Tapi masa iya sih semua blogger suka dengan komentar pertamax?</p>
<p>Sebenarnya kalau dipikir-pikir, memangnya kenapa sih dengan <a title="Banyak Komentar Banyak Rejeki" href="http://iwankus.com/banyak-komentar-banyak-rejeki/" target="_blank">komentar pertamax</a>? Ada yang salah?</p>
<p>Mungkin saja ada anggapan miring jika komentar ini tidak berbobot dan  termasuk junk comment. Namun menurut saya biasa saja tuh. Sama kok dengan komentar yang lain. Malah komentar pertamax ini lebih berenergi. Bayangkan kadang untuk menulis komentar ini seorang Blogger harus buru-buru mengetikkan kata PERTAMAX dan langsung submit komen tanpa harus melihat isi artikel. Yang penting jadi komentator pertama dulu. Komentar yang asli menyusul berikutnya hehehe&#8230;</p>
<p>Dan perlu anda tahu, saya menerima komentar pertamax di <a title="Blog IwanKus.com" href="http://iwankus.com/">Blog IwanKus.com</a> ini dengan  tangan terbuka. Saya pribadi malah salut dengan hal ini. Suatu hal yang sangat jarang dapat saya lakukan hahaha&#8230;Makanya jadi ngiri juga sama mereka. Blogger-blogger pertamax yang selalu datang pertama kali pada artiekel-artikel baru di suatu blog. Terus terang saya penasaran sekali. Apa sih rahasianya?</p>
<p>Nah buat mas mbak para blogger pertamax, sudikah berbagi tips dan trik di sini untuk bisa menjadi komentator pertamax. Saya tunggu ya&#8230;</p>
<p>PS : Trims buat masukan rekan-rekan semua di artikel terakhir, <a title="Interview With Fadly Muin" href="http://iwankus.com/interview-with-fadly-muin/" target="_blank">Interview With Fadly Muin</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iwankus.com/say-no-to-pertamax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>139</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
